REPRESENTASI PERUBAHAN DIRI DALAM FILM SORE: ISTRI DARI MASA DEPAN

Authors

  • Dewa Abde Satio Universitas Gunadarma Author
  • Adji Hidayat Nur Fallah Universitas Gunadarma Author
  • Adin Lutfi Kurniawan Universitas Gunadarma Author

Keywords:

Film, Perubahan Diri, Representasi, Semiotika, Relasi Interpersonal

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis representasi perubahan diri dalam film Sore: Istri dari Masa Depan melalui pendekatan semiotika Roland Barthes. Film ini dipilih karena menampilkan proses transformasi diri tokoh utama yang dibangun melalui relasi interpersonal dan refleksi terhadap pilihan hidup. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan analisis semiotika Barthes yang mencakup makna denotasi, konotasi, dan mitos. Data penelitian diperoleh melalui observasi terhadap adegan, dialog, dan unsur visual yang merepresentasikan perubahan diri tokoh Jo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perubahan diri direpresentasikan sebagai proses transformasi identitas yang berlangsung secara bertahap, dimulai dari kondisi pengabaian diri, hadirnya agen perubahan, munculnya konflik dan resistensi, hingga terbentuknya kesadaran diri dan identitas baru. Relasi interpersonal antara Jo dan Sore berperan penting dalam mendorong proses perubahan tersebut. Pada tingkat mitos, film membangun pemahaman bahwa perubahan diri tidak terjadi secara instan, melainkan membutuhkan kesadaran, dukungan sosial, dan keberanian untuk meninggalkan kebiasaan lama. Penelitian ini menunjukkan bahwa film tidak hanya berfungsi sebagai media hiburan, tetapi juga sebagai media representasi nilai-nilai perubahan diri dalam kehidupan manusia.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Afriani, A. L., Nathanael, G. K., & Wardani, A. (2025). Soft-Selling Pariwisata dalam Film ’ Sore : Istri dari Masa Depan ’ ( Studi Kasus Representasi Destinasi Wisata dan Strategi Promosi ). 4(3), 1124–1138. https://doi.org/10.54259/mukasi.v4i3.5410

Barthes, R. (1977). Image, music, text (S. Heath, Trans.). Fontana Press.

Creswell, J. W. (2018). Qualitative Inquiry and Research Design: Choosing Among Five Approaches (4th ed.). Thousand Oaks, CA: SAGE Publications.

DeVito. (2016). The Interpersonal Communication Book.

Friesta Nurfia Devi, P., & Iskandar, F. (2025). Kontradiksi dalam Hubungan Pasangan ( Analisis Semiotika Ferdinand de Saussure pada Film Sore : Istri dari Masa Depan ). 4(2), 9306–9318.

Giddens, A. (1991). Modernity and Self-Identity: Self and Society in the Late Modern Age. Cambridge: Polity Press.

Hall, S. (1997). Cultural Representations and Signifying Practices.

Mahadi, S., & Soraya, I. (2026). Pesan Moral Dalam Film Sore : Istri Dari Masa Depan ( Analisis Semiotika Roland Barthes ) kesejahteraan psikologis , mengelola tekanan kehidupan sehari-hari , bekerja secara. 6(1), 2348–2363. https://doi.org/10.37680/almikraj.v6i1.9339

Mezirow, J. (1991). Transformative dimensions of adult learning.

Sirajuddin, M., Nahdia, A., Annawawie, L., & Hermansah, T. (2025). Analisis Semiotika Ferdinand de Saussure pada Poster Film “ Sore : Istri dari Masa Depan .” 6(2), 299–306.

Downloads

Published

2026-10-02 — Updated on 2026-10-02

How to Cite

REPRESENTASI PERUBAHAN DIRI DALAM FILM SORE: ISTRI DARI MASA DEPAN. (2026). Persevia: Journal of Communication and Digital Society , 1(2), 1-14. https://journalpersevia.com/index.php/persevia/article/view/13