ANALISIS SEMIOTIKA MEME "KITA BALAS SEMESTER DEPAN" SEBAGAI HUMOR KOLEKTIF MAHASISWA
Keywords:
Collective Humor , Meme, Roland Barthes Semiotics , coping stres akademik, media sosialAbstract
Penelitian ini menganalisis makna dan fungsi meme “Kita Balas Semester Depan” sebagai bentuk humor kolektif mahasiswa di media sosial. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode analisis semiotika Roland Barthes yang mencakup tiga tingkat pemaknaan, yaitu denotasi, konotasi, dan mitos. Data penelitian berupa dua varian meme yang dipilih secara purposif karena merepresentasikan penggunaan ikon budaya populer, yaitu Iron Man dan Sonic the Hedgehog, dalam narasi pengalaman akademik mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tingkat denotasi, meme menggambarkan ekspresi mahasiswa dalam merespons hasil akademik yang belum sesuai harapan. Pada tingkat konotasi, meme memuat sarkasme, self-deprecating humor, dan solidaritas kolektif. Pada tingkat mitos, meme membangun keyakinan bahwa semester berikutnya selalu menjadi ruang perbaikan. Temuan ini menunjukkan bahwa meme tidak hanya berfungsi sebagai hiburan digital, tetapi juga sebagai strategi emotion-focused coping dan sarana pembentukan solidaritas mahasiswa dalam menghadapi tekanan akademik.
Downloads
References
Amalia, R., & Firmonasari, A. (2022). Analisis semiotika meme pawang hujan MotoGP 2022 di media sosial. Jurnal Komunikasi Digital.
Aripai, R., & Hayat, N. (2024). Semiotika Peirce pada meme Tikus Berkepala Puan Maharani: Kritik dan persepsi publik di media sosial. Jurnal Ilmu Komunikasi.
Baharudin, & Fajarini, S. (2024). Meme sebagai strategi komunikasi sarkasme dan partisipasi publik generasi muda. Jurnal Komunikasi dan Media.
Barthes, R. (1972). Mythologies (A. Lavers, Trans.). Hill and Wang.
Dawkins, R. (1976). The selfish gene. Oxford University Press.
Fatimah, S. (2022). Internet meme sebagai media refleksi emosi dan pengurangan stres akademik mahasiswa selama pandemi. Jurnal Psikologi Pendidikan.
Firdaus, M. T. (2025). Peran meme dalam strategi komunikasi sarkasme digital: Analisis wacana kritis. Jurnal Studi Media dan Komunikasi.
Jenkins, H. (2006). Convergence Culture: Where Old and New Media Collide. New York: New York University Press.
Milner, R. M. (2016). The World Made Meme: Public Conversations and Participatory Media. Cambridge, MA: MIT Press.
Lazarus, R. S., & Folkman, S. (1984). Stress, appraisal, and coping. Springer.
Shifman, L. (2013). Memes in a Digital World: Reconciling with a Conceptual Troublemaker. Journal of Computer-Mediated Communication, 18(3), 362–377. https://doi.org/10.1111/jcc4.12013
Shifman, L. (2014). Memes in Digital Culture. Cambridge, MA: MIT Press.
Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan kombinasi (mixed methods). Alfabeta.
Sugiyono. (2016). Metode penelitian kualitatif, kuantitatif, dan R&D. Alfabeta.
Widiastuti, A., dkk. (2020). Analisis semiotika Roland Barthes pada meme Profesi yang Tidak Dapat Work From Home selama pandemi COVID-19. Jurnal Komunikasi Massa
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Lola Saskia Norfatma, Siti Wardaniah, Andini Putri Lestari, Elok Anjelika (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










